Tim UPBS BRMP Kalteng Lakukan Pemeriksaan Mutu Benih Padi Unggul
PALANGKA RAYA – Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) BRMP Kalteng melakukan pemeriksaan mutu benih padi unggul hasil panen petani penangkar di Desa Sanggang, Kabupaten Pulang Pisau. Dari lahan seluas 10 hektare, diperoleh produksi sebanyak 30 ton benih, terdiri atas 12 ton varietas Inpari 32 dan 18 ton varietas Inpari 42.
Sebelum masuk tahap pengemasan, tim mutu UPBS melakukan serangkaian pemeriksaan ketat meliputi uji kadar air dan pengecekan benih hampa agar sesuai dengan standar kualitas benih nasional. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar air rata-rata berada pada angka 12–13 persen, masih dalam batas standar awal penyimpanan.
Usai pemeriksaan mutu, benih menjalani proses fumigasi selama satu minggu guna mencegah serangan hama sekaligus menjaga kualitas. Proses berikutnya adalah penjemuran hingga kadar air turun menjadi sekitar 11 persen. Dengan kadar air yang sesuai standar, benih dinyatakan siap untuk tahap akhir pengemasan dan penyimpanan di gudang UPBS BRMP Kalteng.
Manager Produksi UPBS BRMP Kalteng menegaskan, langkah ini merupakan bagian penting dalam menjamin ketersediaan benih unggul berkualitas di Kalimantan Tengah. “Dengan adanya benih bersertifikat, kita tidak hanya mendukung produktivitas petani, tetapi juga berkontribusi pada upaya swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi petani penangkar di Kalimantan Tengah untuk terus menghasilkan benih unggul sehingga pertanian daerah semakin maju dan mampu menopang kemandirian pangan bangsa.
Dengan benih yang berkualitas, diharapkan lahir panen yang melimpah. Dari kerja keras petani, tumbuh pula harapan besar bagi kemandirian bangsa dalam mewujudkan ketahanan pangan Indonesia.